Kang Candra, Seniman dan Budayawan Tasikmalaya yang Konsisten Melestarikan Budaya Sunda Raih Penghargaan

BANDUNG, tentarapolisi.id — Kiprah Kang Candra, seniman sekaligus budayawan asal Tasikmalaya, dalam melestarikan dan memperkenalkan kebudayaan Sunda mendapat apresiasi dari Dewan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan konsistensinya dalam menjaga eksistensi seni dan budaya Sunda di tengah perkembangan zaman. Penghargaan diserahkan pada Minggu, 13 September 2026, bertempat di Gedung Kebudayaan Provinsi Jawa Barat.

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Dewan Kebudayaan Jawa Barat, Irjen. Pol. (Purn.) Dr. Drs. H. Anton Charliyan, yang akrab disapa Abah Anton.

Kang Candra dikenal sebagai sosok yang konsisten mengambil bagian dalam berbagai kegiatan seni, kebudayaan, maupun kegiatan sosial. Kecintaannya terhadap budaya Sunda tidak hanya diwujudkan melalui karya dan aktivitas kebudayaan, tetapi juga melalui kepeduliannya terhadap sesama.

Di kalangan masyarakat, Kang Candra dikenal sebagai pribadi yang humoris namun tegas. Sikap tersebut membuatnya mudah bergaul dengan berbagai kalangan, sekaligus memiliki keteguhan dalam memperjuangkan nilai-nilai yang diyakininya.

Tidak hanya aktif dalam dunia seni dan budaya, Kang Candra juga kerap terlibat dalam berbagai aksi sosial dan kegiatan kemanusiaan. Baginya, menjaga budaya tidak cukup hanya dengan melestarikan kesenian, bahasa, tradisi, dan adat istiadat, tetapi juga harus diwujudkan melalui sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.

Prinsip tersebut tercermin dari pandangannya bahwa “memanusiakan manusia adalah bagian dari jati diri budaya.”

Menurutnya, nilai-nilai luhur budaya Sunda seperti silih asih, silih asah, dan silih asuh harus diwujudkan dalam kehidupan nyata. Kepedulian terhadap sesama, membantu mereka yang membutuhkan, serta membangun rasa persaudaraan merupakan bagian penting dari upaya menjaga identitas budaya.

Kiprahnya juga tidak terlepas dari lingkungan keluarga yang memiliki kedekatan dengan dunia seni dan hiburan. Kang Candra diketahui merupakan kakak dari Dyrga, vokalis grup band Dadali, yang turut dikenal di industri musik Indonesia.

Meski memiliki hubungan keluarga dengan sosok yang dikenal di dunia musik, Kang Candra tetap membangun kiprahnya melalui jalur seni, kebudayaan, sosial, dan kemasyarakatan. Ia memilih untuk terus bergerak bersama masyarakat dan menjadikan kebudayaan sebagai ruang untuk membangun kebersamaan.

Baginya, budaya Sunda bukan sekadar peninggalan masa lalu yang harus dikenang, melainkan identitas yang harus terus dihidupkan dan diwariskan kepada generasi muda.

Penghargaan dari Dewan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat menjadi bukti bahwa konsistensi para pelaku budaya dalam menjaga warisan leluhur mendapat perhatian dan apresiasi.

Namun bagi Kang Candra, penghargaan tersebut bukanlah tujuan akhir.

Justru penghargaan itu menjadi dorongan untuk terus berkarya, bergerak, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dari Tasikmalaya, Kang Candra terus menunjukkan bahwa melestarikan budaya dapat dilakukan dengan berbagai cara: melalui seni, kepedulian sosial, serta sikap kemanusiaan.

Sebab baginya, ketika budaya mampu membuat manusia semakin peduli kepada manusia lainnya, maka di situlah sejatinya nilai budaya tetap hidup.

-TEAM-

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *