TASIKMALAYA, tentarapolisi.id – Kepedulian sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan kembali ditunjukkan CV Armey Jaya Mandiri. Perusahaan tersebut menyalurkan bantuan material bangunan untuk membantu pembangunan rumah milik Kakek Nana Kustaman (74), seorang lansia yang selama ini tinggal di gubuk kecil bersama cucunya yang berkebutuhan khusus.
Penyerahan bantuan berlangsung di Kampung Sindanghayu (Paledang), RT 003 RW 005, Kelurahan Kahuripan, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Sabtu (31/10/2026).
Bantuan material yang disalurkan berupa satu dump truck batu, satu dump truck pasir, tujuh kubik bata ringan (hebel), serta 20 sak semen. Penyerahan bantuan tersebut sekaligus ditandai dengan peletakan batu pertama sebagai simbol dimulainya pembangunan rumah yang lebih layak bagi Kakek Nana dan cucunya.
Bantuan tersebut diserahkan oleh perwakilan CV Armey Jaya Mandiri, Rizki Muhamad Sidiq selaku bagian administrasi bersama Zaiman Marbun.
Rizki menjelaskan, bantuan tersebut merupakan arahan langsung Ketua Umum CV Armey Jaya Mandiri, Syekh Armin Ujung, S.H., M.H., setelah mengetahui kondisi memprihatinkan yang dialami Kakek Nana.
“Untuk bantuan ini kami ditugaskan langsung oleh Pak Ketua Umum. Kebetulan Ketua Umum menemukan bapak ini yang terdampak di rumah kecil dekat makam, makanya Ketua Umum memerintahkan kami langsung untuk memberikan material,” ungkap Rizki.
Ia menambahkan, pada awalnya bantuan hebel direncanakan sebanyak 10 kubik. Namun, setelah dilakukan pengukuran, kebutuhan material ternyata cukup sebanyak tujuh kubik.
Menurut Rizki, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap kondisi kehidupan Kakek Nana. Pihaknya juga tidak mempermasalahkan apabila nantinya Pemerintah Provinsi Jawa Barat turut mengambil bagian dalam pembiayaan pembangunan rumah tersebut.
“Yang penting barang sudah sampai, ya mungkin selanjutnya diatur. Yang penting barang sudah datang, untuk bapaknya berkah dan manfaat ditempatinya,” tegasnya.
Terkait kemungkinan bantuan lanjutan, Rizki menyebut pihaknya masih menunggu arahan dari Ketua Umum CV Armey Jaya Mandiri.
Camat Tawang Apresiasi Kepedulian Para Donatur
Di lokasi yang sama, Camat Tawang, Boedi Santosa, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan perhatian serta bantuan kepada Kakek Nana.
Didampingi Pelaksana Tugas (Plt.) Lurah Kahuripan, Ruswan Fladimer Sialana, Boedi secara khusus menyampaikan penghargaan kepada CV Armey Jaya Mandiri yang telah memberikan dukungan material sekaligus mengawali pembangunan melalui peletakan batu pertama.
“Saya atas nama Kecamatan Tawang mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak, donatur yang ikut berpartisipasi, wabilkhusus dari CV Armey Jaya Mandiri yang baru saja memberikan bantuan, memberikan support material, dan barusan juga meletakkan batu pertama,” kata Boedi.
Boedi berharap bantuan tersebut dapat menjadi pemantik kepedulian bagi para dermawan lainnya untuk ikut berkolaborasi membantu pembangunan rumah Kakek Nana.
Ia juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Tasikmalaya melalui perangkat daerah terkait, yakni Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perwaskim), telah menyatakan kesiapan untuk membantu pembangunan rumah tersebut.
Namun demikian, rencana bantuan pemerintah masih menghadapi kendala terkait status kepemilikan atau legalitas tanah yang akan digunakan untuk pembangunan.
Meski begitu, pihak kecamatan tetap membuka kesempatan kepada masyarakat maupun para dermawan yang ingin memberikan bantuan agar pembangunan rumah Kakek Nana dapat segera terealisasi.
“Mudah-mudahan ini sebagai simbol bahwasannya kita bersama-sama berkolaborasi, memberikan partisipasi untuk meringankan beban saudara-saudara kita, yaitu Pak Nana. Insyaallah sebentar lagi akan mendapatkan hunian layak,” tuturnya.
Kakek Nana Sampaikan Rasa Syukur
Sementara itu, Kakek Nana Kustaman menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan material bangunan yang telah diterimanya.
Ia berharap seluruh kebaikan para donatur mendapatkan balasan berlipat ganda dari Allah SWT.
“Alhamdulillah, terima kasih. Semoga Allah SWT menggantinya dengan berlipat-lipat ganda,” ujar Nana.
Kisah Kakek Nana menjadi pengingat bahwa persoalan rumah tidak layak huni masih membutuhkan perhatian serius dari berbagai pihak. Terlebih, ia harus menjalani kehidupan bersama cucunya yang memiliki keterbatasan tunawicara dan tunagrahita.
Apa yang dilakukan CV Armey Jaya Mandiri bersama pemerintah setempat dan para donatur menjadi contoh nyata bahwa kolaborasi dan semangat gotong royong dapat menghadirkan harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan.
Kini, peletakan batu pertama telah dilakukan dan material bangunan mulai disalurkan. Harapan besar pun tertuju pada kelanjutan pembangunan agar Kakek Nana dan cucunya segera memiliki tempat tinggal yang lebih aman, nyaman, dan manusiawi.
Karena kepedulian bukan sekadar kata-kata, melainkan tindakan nyata untuk meringankan beban sesama.
-CH-










