Revitalisasi SDN Lengkongjaya Tingkatkan Kenyamanan Belajar, Sekolah Masih Butuh Fasilitas Penunjang

Berita Daerah1 Dilihat

TASIKMALAYA, tentarapolisi.id — Program revitalisasi sekolah memberikan perubahan terhadap kondisi lingkungan belajar di SDN Lengkongjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Kepala SDN Lengkongjaya, Iin Supriani, S. Pd, menyampaikan, setelah adanya program revitalisasi, perubahan yang paling dirasakan sekolah dan siswa terdapat pada kondisi tempat belajar yang kini dinilai akan lebih aman dan nyaman.

Menurutnya, kondisi ruang dan bangunan sekolah sebelum revitalisasi dinilai kurang memberikan kenyamanan bagi kegiatan pembelajaran. Setelah dilakukan revitalisasi, lingkungan sekolah tentunya akan menjadi lebih baik sehingga siswa dapat mengikuti proses belajar dengan lebih aman, nyaman, dan ramah bagi kegiatan pendidikan.

“Perubahan yang sangat signifikan yaitu perubahan mengenai tempat belajar. Yang semula tempat pelajarannya kurang nyaman, setelah adanya revitalisasi, tentu sekolah ini selain indah, anak-anak kami bisa belajar dengan aman, nyaman, serta ramah belajar,” ujar Kepala SDN Lengkongjaya saat ditemui awak media, Kamis (8/10/2026).

Ia menilai, keberadaan lingkungan belajar yang aman dan nyaman memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran serta pencapaian tujuan pendidikan.

“Dengan tempat belajar yang aman, nyaman ini, tentu bisa meningkatkan kualitas pembelajaran,” katanya.

Masih Membutuhkan Fasilitas Penunjang

Meski program revitalisasi memberikan perubahan positif pada sarana bangunan, pihak sekolah menyebut masih terdapat sejumlah kebutuhan yang belum terpenuhi.

Kepala sekolah menjelaskan, program revitalisasi yang diterima sekolah lebih berfokus pada sarana pendidikan berupa bangunan. Sementara itu, sejumlah fasilitas penunjang lainnya, seperti mebel atau perabot sekolah (mobiler) dan penataan lingkungan, masih menjadi kebutuhan sekolah.

“Di program revitalisasi ini kami hanya mendapatkan mengenai sarana pendidikan itu di bangunan. Sedangkan mengenai mobiler, itu kami tidak dapatkan,” ujarnya.

Selain fasilitas mebel dan penataan lingkungan, sekolah juga mengungkapkan kebutuhan terhadap sarana pembelajaran berbasis digital, khususnya perangkat komputer atau laptop.

Kebutuhan tersebut dinilai semakin penting karena siswa kelas 6 membutuhkan perangkat laptop untuk mendukung pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA).

“Mengenai terutama tentang laptop karena sekarang siswa kelas 6 itu membutuhkan laptop untuk ujian TKA. Itu kami belum memperoleh,” katanya.

Berharap Ada Keberlanjutan Program

Pihak sekolah berharap dukungan terhadap peningkatan sarana dan prasarana pendidikan dapat terus berlanjut, sehingga kebutuhan yang belum terpenuhi dapat secara bertahap dipenuhi.

Sekolah berharap keberlanjutan program dapat mencakup pengadaan mobiler, penataan lingkungan sekolah, serta pemenuhan sarana pembelajaran berbasis digital.

Di sisi lain, pihak sekolah menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan, kementerian terkait, dan Presiden atas program revitalisasi yang telah diberikan kepada sekolah.

“Mudah-mudahan kami dapat memanfaatkannya dengan baik,” pungkasnya.

-TIM-

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *