Penyaluran air bersih tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Warga berdatangan dengan membawa berbagai wadah penampungan air, mulai dari ember, jerigen, hingga galon bekas, untuk mendapatkan pasokan air bersih.
Menurut Hielman, salah seorang warga setempat sekaligus Pimpinan dari Journal Indonesia, bantuan tersebut diusulkan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kekurangan air bersih akibat kondisi kemarau panjang yang berlangsung saat ini.
“Bantuan air bersih ini saya usulkan untuk mengantisipasi kekurangan air saat kemarau panjang sekarang. Sebelumnya saya sudah berkoordinasi dengan ketua RT dan RW setempat,” ujar Hielman.
Antusiasme warga terlihat sejak proses pendistribusian dimulai. Masyarakat dengan tertib mengantre sambil membawa tempat air masing-masing untuk mendapatkan bantuan.
Sejumlah tokoh masyarakat dan warga yang berada di lokasi juga menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada BPBD Kota Tasikmalaya atas perhatian dan bantuan yang diberikan.
Bagi warga, distribusi air bersih tersebut menjadi bantuan yang berarti di tengah kondisi kemarau. Mereka berharap penyaluran air dapat terus dilakukan apabila kebutuhan air bersih masih belum mencukupi selama musim kemarau.
-CHAN-










