Kebakaran Gudang Rongsok di Tasikmalaya Meluas Cepat, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Berita Daerah25 Dilihat

TASIKMALAYA, TentaraPolisi.id – Kebakaran hebat menghanguskan sepenuhnya gudang penyimpanan barang bekas di Jalan Sambongjaya, Kelurahan Sambongjaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, pada Selasa (04/08/2026) sore.

Tidak ada korban jiwa warga, namun kerugian diperkirakan bisa menembus angka Rp1 miliar, sementara proses pemadaman berlangsung hingga dua jam lebih.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 17.45 WIB, pada gudang milik Saepul Kamal. Bangunan tersebut menyimpan tumpukan plastik, kardus, besi, logam, hingga onderdil kendaraan, beserta sejumlah kendaraan operasional gudang. Material yang mudah terbakar membuat api berkembang sangat cepat sejak pertama kali terlihat.

“Saya melihat api sudah berkobar tinggi dari bagian belakang gudang, lalu dalam hitungan menit sudah membesar dan melalap seluruh bangunan beserta isinya,” ungkap saksi mata Peri.

Saksi lainnya, Farhan Hidayatulloh, menyatakan dirinya adalah orang terakhir yang meninggalkan lokasi sekitar pukul 17.00 WIB, dengan pintu gudang sudah terkunci rapat dan digembok.

Informasi awal yang dihimpun mengarah pada dugaan arus pendek listrik, namun aparat menegaskan penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian. Pamapta II Polres Tasikmalaya Kota, Ipda Rivanto Jaki, SH, MH mengatakan pihaknya menerima laporan menjelang waktu Maghrib dan segera bergerak cepat.

“Kami langsung turunkan 20 personel gabungan Polres Tasikmalaya Kota dan Polsek Mangkubumi untuk mengamankan TKP, mengatur lalu lintas, serta mengkoordinasikan pemutusan aliran listrik bersama PLN guna mencegah risiko lebih besar,” jelasnya.

Seluruh area kejadian langsung disterilkan guna menjauhkan warga dari bahaya percikan dan runtuhan bangunan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tasikmalaya Budi Martanova menjelaskan penanganan melibatkan lebih dari 30 personel gabungan dengan dukungan tujuh unit mobil pemadam dan tiga kendaraan penyuplai air. Armada berasal dari Damkar Kota Tasikmalaya, didukung Damkar Kabupaten Tasikmalaya serta dua unit kendaraan Yon TP Macan Putih.

“Kendala utama adalah banyaknya bahan yang mudah terbakar serta lokasi yang berada di bawah jalur Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi. PLN segera memutus aliran dan melakukan pemeriksaan demi keamanan,” paparnya.

Kesulitan lain muncul saat atap gudang ambruk sehingga petugas sulit menjangkau bagian dalam; akses hanya bisa dilakukan tim dengan perlengkapan lengkap berisiko tinggi.

Dalam proses penanganan, satu petugas mengalami gangguan kesehatan akibat menghirup asap tebal sisa pembakaran plastik dan segera ditangani tim kesehatan PMI. Api baru benar-benar dapat dikendalikan dan padam sepenuhnya pukul 20.35 WIB.

Berdasarkan data sementara di lokasi, kerugian ditaksir sekitar Rp300 juta, namun hasil pendataan unsur kewilayahan menyebutkan nilai kerugian bisa mencapai Rp1 miliar jika dihitung seluruh aset yang hangus. Petugas masih melakukan pendinginan dan pendataan kerusakan, sementara polisi telah memasang garis polisi di sekeliling lokasi untuk kelengkapan penyelidikan.

Kondisi gudang yang menyimpan tumpukan bahan mudah terbakar berserta instalasi listrik yang kurang layak mengingatkan kembali bahwa satu percikan saja dapat mengubah nilai aset menjadi abu seketika.

-CH-

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *