Pembagian Beras Bansos 20 Kg dan Minyak Goreng 4 Liter di Desa Padakembang Berjalan lancar

TASIKMALAYA, TentaraPolisi.id – Pembagian bantuan sosial berupa beras dan minyak goreng bagi 1.500 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Padakembang Kecamatan Padakembang Kabupaten Tasikmalaya resmi dimulai pada Rabu (10/06/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Kantor Desa Padakembang  ini berlangsung lancar dengan dukungan berbagai unsur masyarakat. Ketua PSM sekaligus Ketua Karang Taruna.

Kepala Desa Aep Saepudin menjelaskan bahwa panitia pelaksana terdiri dari gabungan elemen warga setempat.

“Panitia bercampur ya, ada dari PSM, RT/RW, Karang Taruna dan tokoh masyarakat juga ikut semua,” jelasnya.

Pelaksanaan penyaluran bansos berlangsung selama Empat hari, mulai Rabu hingga Sabtu, dengan jam pelayanan pukul 08.00–17.00 WIB. Aep  mengatakan, rentang waktu Empat hari diberikan agar administrasi dapat segera dirampungkan.

“Batasnya empat hari sampai Sabtu. Supaya cepat selesai dan administrasinya bisa segera diurus,” ungkapnya. Setiap KPM menerima dua karung beras berisi 10 kilogram per karung atau total 20 kilogram serta empat liter minyak goreng. “Satu orang dapat beras dua karung dan minyak empat liter,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa panitia hanya menyalurkan bantuan sesuai daftar penerima. “Untuk data kami hanya melaksanakan tugas sesuai daftar. Katanya dari DTKS, tapi kami tidak tahu detail sumbernya,” tuturnya.

Agar pembagian berjalan tertib, panitia menyusun jadwal pengambilan berdasarkan RW dan membatasi kuota harian karena keterbatasan ruang kantor Desa.

Warga yang datang diwajibkan membawa fotokopi KTP, foto copy KK, dan KTP asli. Mereka yang berhalangan hadir dapat diwakili keluarga, atau panitia melakukan kunjungan ke rumah bila diperlukan.

“Kalau hari pertama tidak datang bisa hari kedua, ketiga, dan seterusnya. Ada Empat hari ruang waktu,” kata Aep . Warga yang sakit atau tidak dapat hadir bisa digantikan kerabat, atau panitia melakukan home visit jika dibutuhkan,” tuturnya.

Meski pelaksanaan secara umum berjalan lancar, panitia berharap ke depan lokasi pembagian dapat lebih dekat ke permukiman warga.

“Kalau bisa ke depan pembagian itu di RT/RW. Kasihan warga yang jauh dari Desa, ongkos ojek mahal, bawaan berat, apalagi musim hujan,” ungkapnya.

Aep  menilai metode satu titik memang memudahkan panitia, namun tidak selalu memberi kemudahan bagi masyarakat. “Ada yang harus nyewa motor, ada yang hujan-hujanan bawa dua karung dan minyak. Kasihan mereka,” tutupnya.

“Kegiatan pembagian bantuan masih akan berlangsung hingga Sabtu (13/06/2026) dan diharapkan seluruh KPM dapat hadir sesuai jadwal yang telah ditentukan,” pungkasnya.

(Aan)

 

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *