Warga Bumi Resik Panglayungan Digegerkan Dengan Penemuan Janin Dalam Kantong Plastik

Berita Daerah28 Dilihat

TentaraPolisi.id – Warga Perumahan Bumi Resik Panglayungan (BRP), Kelurahan Panglayungan, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, digegerkan dengan penemuan sesosok janin pada Rabu malam, 14 Januari 2026. Janin tersebut ditemukan dalam kondisi terbungkus kantong plastik putih dan ditemukan di depan sebuah gerobak di Jl. Cendramerta, RT 05/RW 13. Di sekitar lokasi terlihat bercak darah yang masih segar.

Nenah (57), salah seorang warga mengaku awalnya mengira benda tersebut hanyalah sampah biasa. “Awalnya saya kira cuma sampah, setelah saya geser pakai kaki ke dekat gerobak ternyata ada darah di bawahnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, kualitas air mulai muncul karena posisi kantong itu tidak mungkin terbawa angin saat hujan deras tadi.

“Saya bilang ke warung, ada yang buang sampah di tengah jalan. Kalau terbawa angin, kan nggak mungkin sampai di sini,” kata Nenah.

Menurut Nenah, penemuan itu terjadi sekitar pukul setengah enam sore, menjelang Maghrib. “Kantong plastiknya cukup besar,  Setelah shalat Isya dibuka sama warga dan pengurus Yafakin, itu juga disuruh dan Pak RT juga menyaksikan,” kata Nenah.

Saat dibuka, warga terkejut melihat janin di dalam kantong tersebut. Tidak hanya itu, mereka juga menemukan beberapa benda lain dalam kantong plastik itu. “Ada sarung tangan, pempers, dan ada ari-ari juga,” ungkapnya.

Saksi lainnya, Arvin Sultan Satria, (22) menyebutkan, bahwa dirinya melihat kantong plastik tersebut sekitar pukul 16.30 WIB saat dia akan pergi jajan ke warung. Arvin mengaku, awalnya tak menaruh curiga sedikitpun. Namun setelah pulang dari warung dia balik lagi ke jalan itu dan memindahkannya ke bahu jalan dekat gerobak. “Pas mau shalat maghrib dipindahin, pas mencium tangan kok bau amis,” katanya.

Arvin menyebutkan, awalnya dia mengira bau amis itu berasal dari bangkai hewan. Namun, ia mulai curiga karena ukuran kantong dan isinya terlalu besar untuk sekedar bangkai hewan. “Kan kalau bangkai tikus mah gak mungkin sebesar ini. Isinya bukan hanya keresek tapi ada balutan kain, ada sapu tangan juga, pempers juga ada,” terangnya.

Setelah memastikan isi kantong plastik tersebut, warga segera melaporkan kejadian itu kepada Ketua RW setempat untuk ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian.

Petugas Polsek Cipedes bersama tim Inafis dan Pamapta Polres Tasikmalaya Kota tiba di lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Polisi juga memasang garis polisi untuk mengamankan area. Hingga pukul 22.00 WIB, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan dari para Saksi. Aparat juga memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi untuk mencari petunjuk lebih lanjut. Janin tersebut kemudian dievakuasi untuk pemeriksaan lebih lanjut, termasuk identifikasi usia janin dan penyelidikan lebih mendalam. (CH)

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *