Raport Tidak Keluar, Wali Murid SMP 2 Pemda Kabupaten Cilacap Geruduk Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

Nasional, Pendidikan133 Dilihat

TentaraPolisi.id – Kabupaten Cilacap, Wali murid SMP Pemda 2 Kesugihan Kabupaten Cilacap gelar aksi audien di depan Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Cilacap terkait penyelenggaraan sistem Pendidikan di SMP Pemda 2 Kesugihan yang dipandang semeraut. Bertindal sebagai Korlap Nurjanah (Wali Murid/Penanggung jawab Aksi) dan diikuti oleh ± 120 orang peserta aksi. (Kamis, 08/01/2026)

Sebelum melaksanakan Audensi, massa aksi didepan pintu gerbang kantor Pendidikan dan Kebudayaan membentangkan Pamplet/poster dan melaksanakan doa bersama.

Adapun alat peraga yang digunakan dalam aksi tersebut diantaranya :
– Megaphone
– Pamplet/Poster yang bertuliskan :
a. Masalah pendidikan jangan berlarut.
b. Kami bayar pajak untuk pendidikan bukan untuk dipersulit.
c. Turunkan kepsek sekarang juga selamatkan guru dan murid
d. Netralitas pendidikan
e. Pendidikan bukan arena konflik tapi ruang untuk mencerdaskan
f. Jangan jadikan anak kami Korban Birokrasi
g. Kembalikan hak siswa.
h. Selesaikan kekacauan E-Rapot atau copot      kepala sekolah yang tidak bertanggung              jawab.
i. Sekolah bukan tempat uji Coba, jangan.      korbankan dengan kepsek tak bertanggung    jawab.
j. Takut tanda tangan??? Berarti ada yang            disembunyikan, tolong audit sekolah kami.

Sekitar pukul 09.24 WIB assa diterima langsung oleh :

1. Paiman, S.Ag., M.Pd (Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap)
2. AKP. Khamami (Kasubag Bin Ops Bag Ops  Polresta Kabupaten Cilacap)
3. Hudi Widyarko (Kasi SMP Dinas Pendidikan  dan Kebudayaan KabupatenCilacap)

Penyampaian dan tanggapan :

A. Penyampaian oleh Nurjanah (Wali Murid ) antara lain :

1. Disini kami akan berdiskusi dengan anak kami di sekolah, kemarin sudah dilakukan mediasi mengutarakan masalah murid              sebelumnya.

2. Menanyakan permasalahan raport yang tidak  keluar, nama operatornya diganti tidak  bisa menginput nilai.

3. Kita meminta pertanggung jawaban kepala sekolah, pihak yayasan datang dengan pihak lain hasil diskusi gagal tidak ada hasil dan berharap dengan mediasi  ini  ada  solusi sesuai dengan yang diharapkan.

B. Penyampaian oleh  Mun Fatma (Wali Murid)       antara lain :

1. Harapan kami wali murid supaya selesai      dan mendapatkan rapot untuk anak kami.

2. Anak kami supaya mendapatkan raport        yang valid, hak nilai raport saya supaya            bisa keluar. Kepala Sekolah ada 2 di SMP          Pemda diangkat dari sekolah dan Yayasan.

3. Menuntut Kepala Sekolah yang resmi/sah.      Kalau kita tanya dari pihak sekolah hanya        memutar mutarkan saja jawabannya

C. Penyampaian oleh  Musafi (Wali Murid)          antara lain :

1. Kenapa rapot SMP Pemda 2 Kesugihan sampai sekarang belum keluar.

2. Kami akan memindahkan anak dari SMP Pemda Kesugihan nantinya bila permasalahan ini tidak ada solusinya nanti.

D. Penyampaian oleh Sunar (Wali Murid)            antara lain :

1. Kami tidak mendukung salah satu kubu, mohon dari Dinas ada jawaban dan solusi bagi kami.

2. Disini mengenai rapot supaya bisa dikeluarkan dan untuk kelas 3 akan melaksanakan ujian supaya tidak ada permasalahan, keluar ijazahnya nanti tidak ada kendala.

Tanggapan oleh Bpk. Paiman, S.Ag., M.Pd (Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Cilacap) antara lain :

1. Ada pemberitahuan ke Dinas ada pergantian  pengurus dari Yayasan Pembudi Darma, mengajukan akun yang baru ke dinas tetapi dinas belum memberikan jawaban.

2. Bahwa akta yang dipakai adalah akta yang baru, ketika dipakai menunggu keputusan hukum nanti. Sejak hari Selasa sudah kita buka online, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menjamin kita, besok kita akan mengambil langkah – langkah datang ke SMP Pemda Kabupaten Cilacap menunggu untuk mengisi/menginput raport.

3. Bukan ranahnya kita sebenarnya kalau pihak  yayasan, kita hanya memberi tahu dan menyampaikan kepada yayasan saja.

Permasalahan SMP Pemda 2 Kesugihan disebabkan karena lemahnya pengawasan dan manajemen internal sekolah Kondisi ini menghambat proses administrasi rapor serta menunjukkan kurangnya komitmen pihak sekolah terhadap jadwal yang telah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Diperlukan langkah tegas dan pengawasan berkelanjutan agar permasalahan serupa tidak terulang.

Dari pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap menyampaikan bahwa hingga saat ini pihak SMP Pemda 2 Kesugihan belum menyelesaikan penginputan nilai oleh guru mata pelajaran ke dalam sistem raport, akibatnya raport yang akan ditandatangani oleh wali kelas dan kepala sekolah belum dapat diproses, dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menjamin hari ini/besok akan mengambil langkah – langkah untuk  datang ke SMP Pemda 2 Cilacap menunggu untuk mengisi/menginput raport tersebut.

Dalam Audensi ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap  memanggil kepala sekolah dan guru terkait  klarifikasi dan evaluasi penyebab keterlambatan tersebut dan melakukan monitoring langsung ke sekolah serta memberikan pendampingan teknis apabila terdapat kendala sistem atau sumber daya.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap agar memberikan teguran tertulis kepada pihak SMP Negeri 2 Pemda Kesugihan atas keterlambatan penginputan nilai rapor serta Menetapkan batas waktu yang jelas dan tertulis kepada pihak sekolah untuk menyelesaikan seluruh penginputan nilai oleh guru mata pelajaran. (Tiem)

 

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *